Watak manusia berdasarkan atas hari kelahiran

Hari MINGGU : Banyak melakukan tindakan-tindakan bersifat semu untuk meng enak kan hati orang lain, meskipun kadang hatinya berkata lain. Juga ada dasar pandai dan suka meniru (latah) dan mengambil sikap seperti orang yang suda lebih tua dan lebih berpengalaman.

Hari SENIN : Suka berpura-pura, misal: mudah berjanji / sanggup melakukan suatu pekerjaan atau menyelesaikan pekerjaan/masalah, walaupun kadang-kadang meleset (gagal), sebab tidak terlebih dahulu mengukur kemampuan yang ada pada dirinya. Orang yang kelahiran ini seringkali hanya lantaran tidak ingin melihat wajah kecewa, menyanggupi sesuatu, untuk akhirnya bahkan menyakiti hati orang itu sebab gagal/tak berhasil memenuhinya. Walaupun kesalahan tidak 100% berada di pihaknya sehingga menjadi gagal itu.

Hari SELASA : Besar rasa curiganya, mewakili takut/khawatir dalam hatinya, dalam sikap dan tindakannya kadang terlalu berhati-hati, sehingga mudah di tafsirkan orang, sebagai penakut atau orang yang tidak percaya pada orang lain. Kurang wajar pikirannya, was-was menanggapi tindakan cakap maupun sikap seseorang. Juga besar cemburunya. Gampang kaget.

Hari RABU : Serai dan konsekwen, dalam segala hal menghendaki agar pantas, sesuai dan sepadan, baik dalam hal pekerjaan, makanan, pakaian maupun masalah hidup lainnya. Dalam hendak melaksanakan hasrat nalurinya terkadang terlalu berani menempuh jalan/menentukan sikap yang belum dipertimbangkan masak-masak, disadarinya sesudah terlambat. Namun demikian ia tidak mundur selangkah pun untuk mempertanggung jawabkan.

Hari KAMIS : Perasaannya sangat halus (sensitif). Akan semua hal yang di kehendakinya, ia ingin segera hendak merasakan hasilnya. Dalam soal kemauan hati maupun pikirannya enggan di kalahkan orang lain. Bahwa di karenakan khayalan dan perasaannya yang teramat halus (peka), seringkali menimbulkan kesulitan dan kekecewaan, namun tidak pernah ia mau mengambil pelajaran dari semua itu.

Hari JUMAT : Bersih, cerah segala pekerjaan dan keadaan sekeliling itulah pendiriannya. Senang disanjung dan dipuja, walaupun kadang-kadang ia menyadari bahwa karena itu ia terpaksa menderita rugi materiil atau moril sebagai tebusan yang terlalu mahal.

Hari SABTU : Terlalu gampang melahirkan penilaian terhadap pekerjaan orang lain. Mudah memuji juga mudah pula mencela orang. Ia ingin segala-galanya serba banyak, ia ingin segala pikir dan tindakannya agar orang lain mengikuti nya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s