(Insya Allah) Ada Jalan

“Barangsiapa yg bertaqwa kepada Alah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari jalan yang tidak disangka-sangka. Dan barangsaiapa yang bertawakal kepada Allah. Niscaya Allah akan mencukupkan (keperluanya). Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya  Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.

(Q.S Ath-Thalaaq :2-3)


ketika kau tak mampu melangkah

hilang arah dalam kesendirian

tiada mentari, bagai malam yang kelam

tiada tempat untuk berlabuh

bertahan terus berharap Allah selalu disisimu

insyaAllah… insyaAllah… insyaAllah ada jalan (2x)

(by : Maher Zein feat Fadli “Padi”)


Sahabat, ketika saya menghayati lantunan nasyid dari Maher Zein tahukah Anda bahwa nyaris setiap orang yang sukses dan berhasil, adalah mereka yang dulunya “menderita”? Lebih dari itu, jika mereka lahir tidak dalam keadaan menderita, mereka bahkan menciptakan penderitaan mereka sendiri sebagai jalan menuju kesuksesan dan keberhasilan. Namun sahabat, untuk mencapai sebuah kesuksesan yang kita inginkan bukan perkara yang yang mudah, ada banyak halang dan rintang menghadang, batu kerikil yang dapat menyebabkan kita terpeleset bahkan hingga terjatuh.

 

Sahabat, Bagi mereka yang pada akhirnya mencapai sukses dan berhasil, penderitaan mereka itu dulu, mereka persepsikan sebagai “sebuah proses” pendewasaan diri menuju kematangan dalam memecahkan segala persoalan hidup. dengan penderitaan itu, mereka lalu menciptakan fenomena yang sebaliknya yaitu keberhasilan. Tidak ada sukses yang singkat, yang ada pesan singkat (SMS), tidak ada sukses yang instant, yang ada mie instant bahkan tidak ada sukses dibangun dalam satu malam, yang ada cinta satu malam (cuma lagu).

Sadarkah kita, bahwa nyaris setiap mereka yang sukses dan berhasil, adalah mereka yang memposisikan dirinya “Bertahan dan berharap”. Analoginya adalah seperti seorang petinju yang terpojok disudut ring karena pukulan yang bertubi-tubi menghantam dirinya, apa yang dilakukan oleh petinju tersebut tidak lain adalah “Bertahan dan Berharap”. Ya… “Bertahan” menahan rasa sakit yang dialami sembari menunggu “Harapan” akan adanya kesempatan untuk melontarkan pukulan dan memenangkan pertandingan.

Jika mereka ditanya apa resep kesuksesan dan keberhasilan mereka, mereka akan menjawab dengan “Pertahanan dan Pengharapan” yang berikut ini:

 

– Kerja keras – Pantang menyerah – Disiplin – Siap menderita – Tegas – Militan – Total – Habis-habisan – Mendahulukan orang lain – Penuh semangat – Tahan banting – Action – …dan seterusnya…dan seterusnya ….

 

Maka, mulailah kita menyadari, bahwa fenomena sukses dan berhasil adalah fenomena “proses menjadi” Secara khusus, mereka yang telah sukses dan berhasil akan mengatakan begini:“Jika engkau ingin sukses dan berhasil, berproseslah bagi diri sendiri!” Pertanyaan kita tentunya, proses seperti apa? proses yang bagaimana?  dan proses dalam hal apa? Sadarilah sahabat, bahwa setiap kita saat ini dan hari ini, adalah sudah, sedang dan akan mengalami proses menjadi.

 

setiap yang menyadari bahwa apapun yang terjadi dalam kehidupan kita adalah proses dan kita hanya punya punya dua pilihan yaitu bahagia atau sukses sebab Anda tidak memilih untuk setengah bahagia atau malah setengah sukses. Sahabat, karena sukses itu relative dan bahagia itu mutlak!!! Yakinlah. Sahabat, didunia inilah kita punya pilihan dan diakherat kita menjadi mahluk yang dipilih (karena saat itu kita memang tidak bisa memilih)  sebab Anda tidak bisa memilih ke surga apalagi ke neraka bahkan tengah-tengahnya.

 

Jelaslah bahwa setiap cita-cita dan setiap tujuan Anda, adalah proses menjadi dan dengan itulah Anda tidak punya pilihan lain kecuali menjadi, menjalani dan menikmati. Anda mau kemana, Jakarta atau Kalimantan? Anda tak akan bisa menuju ke keduanya di saat yang sama, bagitu juga dengan hidup ada mau jadi karyawan dengan memiliki etos kerja yang baik atau menjadi pengusaha yang sukses, kalaupun ada sebahagian sahabat yang saat ini menjalani keduanya yaitu sebagai karyawan sekaligus pengusaha percayalah suatu saat anda akan memilih salah satu diantara keduanya untuk anda tekuni. Itu sebabnya, pilihan adalah kekuatan. Dan, cara orang-orang yang sukses dan berhasil dalam meraih cita-cita dan menggapai tujuan, mereka lakukan dengan bertanya di sepanjang perjalanan:

 

Sadarkah kita, bahwa jika tujuan dan cita-cita kita adalah bentuk-bentuk pertahanan dan pengharapan dari dua pilihan, maka itu berarti bahwa tujuan dan cita-cita kita adalah proses bertahan dan berharap? Sadarkah kita bahwa ketika segala hal dimaknai berbeda-beda, maka itu adalah agar semua itu memang berbeda? tu sebabnya, mereka yang sukses dan berhasil selalu menasihatkan kepada kita,“Untuk sukses dan berhasil, kuncinya bertahan dan berharap”


Sahabat, Allah pun berjanji dalam Al-Qur’an “barang siapa ytang bertaqwa kepada Nya, maka Allah akan memberinya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka – sangka. So, kepada siapa lagi kita berharap kalau bukan kepada Allah SWT?

Waalahu A’lam bissshowab.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s